16 September 2021

Estetika Musik, Sebuah Sudut Pandang dalam Memaknai Musik

Estetika Musik, Sebuah Sudut Pandang dalam Memaknai Musik

Estetika Musik, Sebuah Sudut Pandang dalam Memaknai Musik

Musik, sebuah obyek abstrak yang seolah tidak lepas kaitannya dengan estetika, atau mudahnya disebut dengan keindahan. Bahkan kita sebagai manusia rela meluangkan waktu, pikiran, dan uang "hanya untuk sekedar" mendengarkan musik, contohnya saat kita rela antre mendapatkan tiket konser musik. Sebagai salah satu obyek yang menghasilkan keindahan, musik membuktikan bahwa sesuatu yang indah tidak hanya yang berasal dari alam semesta ciptaan Tuhan, dan sebagai sebuah obyek keindahan artifisial, musik mampu menghadirkan bentuk keindahan "yang lain", tidak untuk menyaingi keindahan alam karya yang Esa.

16 May 2021

Ubah Paradigmamu untuk Mempelajari Modes

Ubah Paradigmamu untuk Mempelajari Modes

Paradigma yang Harus Diubah dalam Mempelajari Modes

Bagi gitaris level menengah hingga profesional pastinya tidak akan asing dengan istilah modes. Entah seberapa pentingnya pembahasan tentang modes, yang jelas para gitaris besar sering sekali menyebutkan istilah ini dalam improvisasi dan komposisi musiknya. Bagi teman-teman yang belum mengerti modes silahkan mampir ke artikel Mengenal “Seven of Modes” yang saya tulis lima tahun lalu. Secara teori modes terlihat sangat mudah, namun tidak sedikit gitaris yang merasa frustasi ketika mengimplementasinya.

18 April 2021

Visualisasi Fretboard Gitar Part 1 : Three Notes per String

Visualisasi Fretboard Gitar Part 1 : Three Notes per String

 

Visualisasi Fretboard Gitar Part 1 : 3 Notes per String

Dalam bermain instrumen musik khususnya gitar, bagian yang dinamakan fretboard memiliki peranan yang sangat penting, baca Bagian-bagian Gitar Elektik. Pada fretboard seorang gitaris menentukan nada apa yang akan dihasilkan dari permainannya. Untuk memahami penentuan nada pada gitar secara menyeluruh dibutuhkan sebuah konsep yang disebut dengan visualisasi fretboard. Visualisasi fretboard menjadi sangat penting karena untuk menghasilkan nada dan/atau harmoni, gitaris harus menganalisa penempatan jari pada fretboard secara vertikal atau horizontal. Terdapat beberapa metode untuk memahami konsep visualisasi fretboard pada gitar salah satunya adalah Three Notes per String, yang diartikan dalam bahasa Indonesia sebagai Tiga Nada per Senar. Bagaimana konsep dari metode ini yuk kita bahas!

05 April 2021

Pengertian Musik Absolut dan Musik Program

Pengertian Musik Absolut dan Musik Program

 

Pengertian Musik Absolut dan Pengertian Musik Program

"Dirimu terbentuk dari apa yang kamu dengar", istilah ini sering kita bicarakan dalam obrolan-obrolan ringan di lingkaran pertemanan musisi. Untuk menjadi pemain jazz kita diminta memiliki referensi lagu jazz yang tidak sedikit, tujuannya untuk membentuk karakter permainan sesuai dengan esensi-esensi musikal dalam jazz, begitu pula untuk membentuk karakter yang ada di genre musik lainnya. Seperti yang banyak orang ketahui bahwa dalam sebuah karya musik sering berisi makna di dalamnya, baik melalui lirik, gaya musik, dan aspek lainnya. Dari pernyataan ini, ssebuah pertanyaa pernah terbesit dalam benak saya, "apakah semua musik memiliki makna di dalamnya? Apakah ada musik yang dibuat hanya untuk menampilkan musik itu sendiri tanpa membubuhi makna tertentu?". Kedua pertanyaan ini akhirnya terjawab setelah saya mengetahui pengertian dari musik absolut dan musik program.


Pengertian Musik Absolut
Musik absolut merupakan karya musik yang tidak memberikan gambaran tentang apapun dalam musiknya. Hal ini berarti karya musik tersebut tidak memiliki subyek/obyek untuk dijelaskan/dilukiskan/digambarkan. Christopher Muscato seorang pengajar sejarah, asisten Profesor di University of Northern Colorado, dan penulis di platform study.com mengartikan "keabsolutan"  sebagai musik yang murni untuk menampilkan unsur-unsur musik itu sendiri, seperti harmoni, timbre, melodi, dan unsur-unsur musikal lainnya.

Pengertian Musik Program
Dalam buku Musik Barat Selayang Pandang karya Drs. Hari Martopo, M.Hum dijelaskan bahwa musik program sangat umum ditemukan pada era romantik, dimana karya musik sengaja dimuati makna lain atau unsur eksternal dari musiknya. Sacher dan Eversolve membagi musik program dalam tiga kategori yaitu musik program naratif, deskriptif, dan filosofis. Dalam musik program pastinya dibutuhkan sebuah subyek/obyek untuk digambarkan/dilukiskan dengan menggunakan media musik.

Picture by @mohammadmetri (Unsplash)

31 March 2021

Perfect 4th Guitar Tuning dengan Paradigma Geometri di Dalamnya

Perfect 4th Guitar Tuning dengan Paradigma Geometri di Dalamnya


Sadar atau tanpa sadar, biasanya gitaris profesional memiliki lebih dari satu gitar. Terdapat beragam alasan yang sudah pernah saya bahas pada artikel Gitaris Punya Banyak Gitar? Ini Alasannya. Selain alasan-alasan yang ada pada artikel tersebut, terdapat sebuah alasan lain mengapa mereka menggunakannya. Tuning tak lazim (unusual tuning) dalam gitar tentunya memiliki kombinasi nada yang berbeda dengan tuning standar EADGBE. Penggunaannya biasa diperlukan seorang gitaris profesional untuk memainkan repertoar/lagu tertentu. Salah satu unusual tuning yang mungkin sudah menjadi cukup lazim adalah Drop D dengan tuning DADGBE yang banyak digunakan pada repertoar klasik hingga modern seperti rock dan metal. Tuning diluar standar biasanya mempertimbangkan beragam aspek seperti interval, timbre, dan aspek-aspek lainnya. Pada artikel ini saya hanya akan membahas Perfect 4th Tuning pada gitar yang ternyata memuat paradigma dan perspektif geometri di dalamnya.


21 January 2021

Pahami Perbedaan Mixing dan Mastering bagi Pemula

Pahami Perbedaan Mixing dan Mastering bagi Pemula

 

Perbedaan mixing dan mastering peter de vries guitar

Kegiatan perekaman suara saat ini menjadi sangat familier di kalangan "musisi kamar". Hal ini terjadi karena begitu banyak perusahaan industri hardware audio yang berlomba-lomba untuk menciptakan sebuah perangkat perekaman audio agar harganya dapat dijangkau musisi kelas menengah kebawah. Oleh sebab itu selain menulis artikel tentang teori musik, pengetahuan musik, dan teknik bermain gitar, saya juga membagi artikel tentang perekaman audio untuk pemula, yang pastinya saya ambil dari sumber yang terpercaya dan juga mengandung asumsi saya pribadi melalui proses berpikir dan perenungan.

09 November 2020

Musik Heavy Metal : Filosofi, Sejarah, dan Klasifikasi Sub-Genre

Musik Heavy Metal : Filosofi, Sejarah, dan Klasifikasi Sub-Genre

 

Musik Heavy Metal :  Filosofi, Sejarah, dan Klasifikasi Sub Genre

Pakaian serba hitam, distorsi gitar yang tajam, jeritan vokalis, dan lirik yang kurang lazim menjadi sebuah gambaran umum jika kita diminta untuk mendeskripsikan musik heavy metal dengan kata-kata. Mungkin dengan tampilan seperti ini, sebagian orang akan mengkaitkan musik heavy metal dengan hal-hal yang bersifat satanis, Perspektif ini telah saya bahas pada artikel Musik dan Satanisme sebagai bentuk pencarian fakta dan pembuktian. Sama halnya dengan aliran atau genre musik lainnya, heavy metal memiliki penikmat dan pendengar yang tak sedikit hal ini membuat perkembangan musik heavy metal menjadi sangat pesat. Sebagai sebuah genre musik, kita tidak boleh langsung memberikan stigma negatif pada heavy metal, karena setiap orang memiliki hak untuk menentukan preferensi genre musiknya sendiri. Untuk memperluas perspektif musik kita, pada artikel ini saya akan membahas tentang musik heavy metal yang melingkupi pembahasan tentang sejarah, filosofi, dan klasifikasi sub-genre musik heavy metal.

17 October 2020

Pembagian Kaum Musisi di Era Yunani Kuno

Pembagian Kaum Musisi di Era Yunani Kuno

 

Pembagian Kaum Musisi di Era Yunani Kuno

Era Yunani Kuno Sebagai Permulaan Musik Barat

Pernahkah kalian berpikir kapan musik yang saat ini kita dengar ditemukan oleh manusia? Jika kalian pernah bertanya demikian maka jawaban mengerucut pada sebuah era yang disebut Era Yunani Kuno. Tentu jika kita berbicara musik Era Yunani Kuno maka yang dimaksud adalah Musik Barat beserta perkembangannya. Lalu benarkah mula-mula musik ditemukan pada era ini? Dalam buku Sejarah Musik 1 karya Dr. Rhoderick J. Mcneill tertulis bahwa banyak musikolog yang ragu karena hanya ditemukan 12 naskah musik asli, itupun ditulis beberapa abad setelah kejayaan Yunani Kuno, namun jika dilihat lebih jauh ke arah pengaruh pada era selanjutnya (Abad Pertengahan dan Renaisans), maka Kebudayaan Yunani Kuno memberikan peran penting dalam perkembangan pada dua era tersebut.

20 June 2020

Teknik Perekaman Stereo (Miking) yang Wajib Diketahui

Teknik Perekaman Stereo (Miking) yang Wajib Diketahui


cara perekaman stereo - teknik miking - miking techniques peter de vriesguitar

Merekam suara saat ini sudah tidak menjadi hal asing lagi. Kemajuan perangkat di era modern ini mempermudah manusia merekam suara untuk kebutuhan sehari-hari, salah satu contohnya untuk pesan suara voice note. Bagi orang awam mungkin teknik perekaman tidak menjadi hal yang terlalu dipikirkan karena tujuannya hanya sekedar merekam audio dengan jelas, namun bagi audio engineer, musisi, film sound effect specialist dimana teknik perekaman menjadi salah satu upaya yang sangat dipertimbangkan. Berikut adalah beberapa teknik perekaman stereo (miking) yang wajib diketahui.

07 June 2020

Cocktail Party Effect, Sebuah Fenomena Mendengar

Cocktail Party Effect, Sebuah Fenomena Mendengar


apa itu cocktail party effect

Pernah mengikuti sebuah pesta nikah, kelulusan, atau pesta lainnya? Pastinya kalian akan disuguhkan dengan berbagai informasi yang dapat ditangkap oleh panca indera. Pada kondisi yang riuh dalam pesta, telingapun mendapatkan banjiran informasi gelombang suara dari bunyi musik, suara obrolan orang, bunyi gelas dan piring, serta banyak suara dan bunyi lainnya. Jika kalian tetap fokus mendengarkan bagaimana teman-temanmu berbicara denganmu, dan mengerti apa yang dibicarakan dengan kondisi riuh tersebut, berarti kalian sedang mengalami cocktail party effect. Fenomena ini akan saya bahas secara singkat dan jelas pada artikel ini.

Apa itu cocktail party effect


Singkatnya cocktail party effect adalah sebuah fenomena bagaimana otak memusatkan perhatian pendengaran seseorang (selektif di otak) pada stimulus tertentu sambil menyaring berbagai rangsangan auditory lain, seperti bunyi musik, suara obrolan orang, bunyi gelas dan piring, serta banyak suara dan bunyi lainnya.

Siapa yang menemukan fenomena cocktail party effect


Cocktail party effect pertama kali didefinisikan dan dinamai cocktail party problem oleh Colin Cherry pada tahun 1953. Cherry melakukan eksperimen yang menarik dimana para partisipan mendengarkan dua pesan berbeda dari satu pengeras suara tunggal pada saat yang sama dan mencoba memisahkannya, dari sinilah munculnya dichotic listening (salah satu metode tes yang biasa nya digunakan untuk menyelidiki perhatian selektif dalam sistem pendengaran).

Mengapa cocktail party effect bisa terjadi


Pada dasarnya manusia memiliki keterbatasan dalam menyimpan informasi (terutama informasi auditory) yang sifatnya sementara. Sehingga manusia memusatkan pada salah satu informasi yang ingin disimpan. Informasi ini nanti yang akan diolah otak untuk dikembangkan, direspon, atau disampaikan kembali. Bayangkan saja jika seluruh informasi auditory masuk ke dalam otak manusia tanpa adanya seleksi, otak kita pastinya akan "meledak" seketika.

Penelitian tentang cocktail party effect


Terdapat sebuah studi dari University of California - San Francisco dari Edward Chang dan rekan pada April 2012 yaitu sebuah percobaan yang kaitannya dengan encoding dan decoding audio pada pendengaran manusia pada tiga pasien epilepsi. Ketiga pasien tersebut diminta mendengarkan dua sampel pidato diputar secara bersamaan di mana frasa yang berbeda diucapkan oleh pembicara yang berbeda. Mereka diminta untuk mengidentifikasi kata-kata yang mereka dengar oleh salah satu dari dua pembicara. Para peneliti menemukan bahwa respons saraf pada korteks pendengaran hanya mencerminkan respons dari satu pembicara yang ditargetkan saja. Mereka menemukan bahwa algoritma decoding mereka dapat memprediksi pembicara mana dan bahkan kata-kata spesifik apa yang didengarkan subjek berdasarkan pola-pola saraf tersebut.

Picture source bacp.co.uk

01 June 2020

Mengenal Pickup Gitar Elektrik

Mengenal Pickup Gitar Elektrik


Mengenal Pickup Gitar Elektrik peterdevriesguitar.com

Gitar elektrik merupakan sebuah penemuan besar dalam perkembangan industri musik. Bagaimana tidak, sebuah instrumen chordophone dipadukan dengan perangkat elektronik (amplifier, pickup) akhirnya menjadi instrumen berjenis electrophone (baca Jenis Alat Musik Berdasarkan Sumber Bunyinya). Salah satu perangkat yang sangat penting dalam arsitektur gitar elektrik adalah Pickup (baca Bagian-Bagian Gitar Elektrik). Bagi kalian yang baru terjun ke dunia musik khususnya gitar, artikel ini akan memberikan sedikit pencerahan dan pengetahuan.

30 May 2020

Pedal Tube Screamer

Pedal Tube Screamer


Pedal Tube Screamer dan Sejarahnya peterdevriesguitar

Sebagai seorang gitaris siapa yang tidak mengenal pedal overdrive yang satu ini. Bahkan beberapa gitaris besar dalam dan luar negeri menggunakan pedal ini sebagai salah satu pedal andalan mereka. Bagi kalian yang belum tahu apa itu pedal overdrive silahkan baca artikel Overdrive dan Distorsi, Apa Bedanya?.

28 May 2020

Beli Gitar Nylon atau String Steel

Beli Gitar Nylon atau String Steel


Beli gitar nylon atau string steel

Sebelumnya saya sudah pernah menulis artikel Gitaris Punya Banyak Gitar? Ini Alasannya dimana saya membahas begitu banyak parameter yang membuat gitaris biasanya memiliki lebih dari satu gitar. Sebagai pemula terkadang pikiran kita dikacaukan dengan berbagai macam jenis gitar dari bentuk, arsitektur, serta brand yang saat ini cukup beragam. Pertanyaan "mending beli gitar nylon atau string steel" adalah salah satu yang lumrah dilontarkan teman-teman yang baru memulai belajar gitar. Pada artikel ini saya akan memberikan sedikit pencerahan mana yang lebih baik untuk dibeli jika dihadapkan dengan dua pilihan tersebut.

01 April 2020

Tiga Genre Musik Era Klasik : Sonata, Concerto, Symphony

Tiga Genre Musik Era Klasik : Sonata, Concerto, Symphony

perbedaan sonata concerto symphony pengertian sonata pengertian concerto pengertian symphony


Periode Klasik adalah era musik klasik antara sekitar 1730 dan 1820. Periode Klasik merupakan periode antara Barok dan Romantis. Musik klasik memiliki bentuk yang lebih ringan namun lebih kompleks daripada musik Barok. Musik Klasik biasanya homofonik, dengan garis melodi yang jelas di atas iringan akor bawah. Musik Klasik menekankan keanggunan dibandingkan Musik Barok yang lebih serius, bermartabat , megah, dan mengesankan. Variasi dan kontras dalam sebuah karya menjadi lebih jelas dari sebelumnya dan orkestra meningkat dalam ukuran, jangkauan, dan kekuatan.

18 March 2020

8 Pedal Distorsi Terbaik

8 Pedal Distorsi Terbaik

10 pedal distorsi terbaik

Kemarin saya sudah membahas tentang Efek Fuzz pada Gitar yang merupakan artikel sambungan dari Overdrive dan Distorsi, Apa Bedanya?. Pada artikel kali ini saya akan membagi pengetahuan tentang 8 Pedal distorsi terbaik. Tentunya artikel ini mengandung unsur subyektifitas yang tinggi. Namun bagi kalian yang belum tahu ingin membeli pedal distorsi apa, mungkin artikel ini dapat sedikit membantu.

1. Ibanez Tube Screamer

Ibanez Tube Screamer TS9 atau TS808 merupakan pedal overdrive yang dibuat oleh Ibanez. Pedal ini sangat digemari oleh gitaris blues dan rock di dunia. Tube Screamer menurut saya adalah pedal yang legendaris dan sampai saat ini masih menjadi andalan saya untuk keperluan panggung dan rekaman. Tube Screamer juga dikembangkan menjadi versi baru seperti TS Mini dan beberapa software juga meniru karakter dari Tube Screamer. Berikut contoh video komparasi Tube Screamer.


2. Boss DS-1

DS-1 merupakan pedal distorsi dari Boss yang diperkenalkan pada tahun 1978. Pedal distorsi ini juga banyak diminati gitaris. Walaupun memiliki harga yang cukup terjangkau, DS-1 bisa diandalkan untuk bermain solo gitar ataupun sebagai pengiring untuk musik keras. Berikut adalah sampel suara dari Boss DS-1

3. MXR GT-OD

Salah satu pedal overdrive lainnya yang saya suka adalah MXR GT-OD. Mungkin karakternya mirip dengan Ibanez TS tetapi yang membedakan adalah karakter distorsinya yang lebih lembut dibandingkan Ibanez TS. Settingan full gain sering saya gunakan untuk bermain solo gitar, tentunya dengan sedikit tambahan delay dan reverb. Berikut sampel suara MXR GT-OD

4. Fulltone OCD

Awal saya menyukai pedal ini ketika saya menggunakan sebuah plugin yang menyediakan simulator pedal ini. Karakter distorsinya juga cukup halus dan memiliki karakter unik. Contoh suaranya dapat kalian lihat pada video dibawah.

5. Wampler Plexi Drive

Pedal berikutnya adalah Wampler Plexi Drive yang cukup membuat saya terpesona. Karakter distorsi tajamnya cocok bagi kalian yang menyukai musik yang membutuhkan distorsi dengan frekuensi treble yang kuat. Berikut adalah sampel soundnya.

6. Wampler Dual Fusion

Jika kalian memerlukan pedal distorsi dengan karakter modern dan vintage dalam sebuah pedal, Wampler Dual Fusion dapat kalian jadikan senjata dalam bermain gitar. Saya cukup terkesan dengan pedal ini semenjak mengetahui Tom Quayle dengan karakter pernainannya yang unik. Pdal ini memang cukup mahal mungkin karena adanya mode vintage dan modern dalam satu pedal.

7. Suhr Riot

Siapa yang tidak mengenal gitar merk Suhr? Suhr merupakan perisahaan gitar butik kelas dunia yang berani menggandeng gitaris ternama seperti Guthrie Govan, Mateus Asato, dan lain sebagainya. Selain gitar, Suhr juga mengeluarkan produk amplifier dan pedal. Pedal distorsi Suhr Riot bagi saya cukup ganas namun tetap memiliki karakter yang manis. Saat ini terdapat dua model Suhr Riot yaitu versi standar dan versi mini.


8. Boss Metalzone

Beberapa dari kalian menganggap enteng pedal ini. Baiklah, ini hanya soal preferensi. Ketika pedal ini bertemu dengan amplifier yang cocok saya rasa pedal ini sangat baik. Selain itu teman-teman gitaris senior juga banyak yang mengawali karir bermusiknya dengan pedal distorsi yang satu ini. Pedal Boss Metalzone mungkin bisa menjadi salah satu senjata kalian dalam bermusik.

17 March 2020

Efek Fuzz pada Gitar

Efek Fuzz pada Gitar

efek fuzz peter de vries guitar



Setahun lalu pada artikel Overdrive dan Distorsi, Apa Bedanya? saya membahas secara detail mengenai distorsi, mulai dari pengertian distorsi, hingga perbedaan antara overdrive dan distorsi. Kali ini saya akan membahas sebuah efek pada gitar elektrik yang dinamakan fuzz. Efek ini bahkan dipercaya sebagai cikal bakal efek distorsi pada gitar elektrik.

10 March 2020

Kecerdasan Musikal

Kecerdasan Musikal

Kecersasan Musikal Peter de Vries Guitar


Dulu ketika kalian menempuh pendidikan formal dari SD hingga SMA, pernahkah kalian minder karena merasa tidak pintar? Atau bahkan mendapat perlakuan yang kurang baik dari guru karena pemahamanmu akan pelajaran tidak secemerlang teman yang lain? Jika kalian merasa demikian, saya pun juga pernah merasakan hal yang sama. Secara tidak langsung dampak dari diskriminasi ini menjadikan saya terjebak dalam rasa minder yang luar biasa selama bertahun-tahun. Belum lagi tuntutan orang tua yang seakan memaksa kita untuk mampu bersaing dengan mereka yang selalu menjadi "bintang kelas". Beberapa orang tua bahkan meminta anaknya untuk mengikuti program les tambahan di luar sekolah. Permasalahan inilah yang akhirnya menggugah saya untuk belajar gitar sebagai sebuah kemampuan yang berbeda agar saya memiliki nilai yang setara dengan para "bintang kelas". 

05 March 2020

Musik dan Satanisme

Musik dan Satanisme

Musik Satanisme peter de vries guitar

Dalam perkembangannya baik dalam Budaya Barat maupun Timur, musik memiliki nilai guna dalam kehidupan sosial manusia. Melanjutkan artikel sebelumnya tentang Musik Sakral - Musik Sekuler dan Sejarahnya yang membahas tentang kegunaan musik dalam kegiatan keagamaan dan non-keagamaan, pada artikel kali ini saya akan membahas sebuah perkembangan musik sakral yang kontradiktif dengan musik sakral gerejawi dan mungkin sedikit kurang rasional jika dipandang dalam perspektif manusia beragama. Pembahasan ini tidak akan kalian dapatkan pada ilmu sejarah musik Barat dan bahkan mungkin tidak akan disinggung di bangku perkuliahan musik manapun.

26 February 2020

Software untuk Menulis Not Balok

Software untuk Menulis Not Balok

Software untuk Menulis Not Balok


Perkembangan dan kemajuan teknologi membuat manusia tidak lepas dari perangkat pintar seperti smartphone dan komputer, begitu pula dengan musisi. Jika melihat gitaris masa kini, hampir seluruhnya didominasi oleh perangkat serba digital seperti multieffect processor, ampli simulator, cabinet simulator, dan sebagainya. Sebagai musisi tentunya kita tidak akan lepas dari notasi musik atau di Indonesia yang lebih dikenal sebagai not balok. Kita tentunya tidak asing dengan software pengolah kata seperti Microsoft Word dan pengolah angka Microsoft Excel, pada artikel ini saya akan membahas software pengolah nada (notasi) yang wajib kalian ketahui.

19 February 2020

Perbedaan Symphony, Orchestra, dan Philharmonic

Perbedaan Symphony, Orchestra, dan Philharmonic


Bagi teman-teman yang memiliki kecintaan terhadap musik klasik, atau yang saat ini sedang mendalami musik klasik, tentunya tidak asing dengan tiga kata ini, Symphony, Orchestra, dan Philharmonic. Bahkan bagi beberapa masyarakat awam kata symphony atau orchestra mampu memberi gambaran terhadap sebuah musik dengan aliran, gaya, dan formasi tertentu. Tentunya tidak menjadi sebuah permasalahan, namun kecenderungan salah persepsi ini muncul dan menjadi bahan perdebatan bagi beberapa orang. Pada artikel ini saya akan menerangkan perbedaan Symphony, Orchestra, dan Philharmonic.