25 May 2024

Belajar Tangga Nada pada Gitar Harusnya Tidak Mengikuti Konsep dari Piano

Belajar Tangga Nada pada Gitar Harusnya Tidak Mengikuti Konsep dari Piano

Belajar Tangga Nada pada Gitar Harusnya Tidak Mengikuti Konsep dari Piano

Gitar, dengan keunikannya, memang memiliki pendekatan tersendiri dalam mempelajari tangga nada. Namun, paradigma yang telah berkembang selama ini dalam pembelajaran gitar tidak sepenuhnya sesuai dengan karakteristik alat itu sendiri. Terutama, penggunaan konsep tangga nada ala piano dalam mengajar gitar telah menjadi kebiasaan yang terlalu lazim. Dalam artikel ini, kita akan membahas mengapa guru gitar dan buku gitar harus mengubah pendekatan mereka dalam mengajarkan tangga nada, dan bagaimana konsep the CAGED System muncul sebagai alternatif yang lebih sesuai dan efektif.

12 May 2024

Tonnetz Neo-Riemannian: Menggali Dimensi Geometri dalam Musik

Tonnetz Neo-Riemannian: Menggali Dimensi Geometri dalam Musik


Musik, sebagai bahasa universal yang melintasi batas-batas budaya dan bahasa, telah menjadi obyek penelitian yang menarik bagi para ilmuwan dan seniman selama berabad-abad. Dalam upaya untuk memahami struktur dan estetika di balik komposisi musik, berbagai teori dan pendekatan telah dikembangkan. Salah satu konsep yang menarik minat para peneliti adalah Tonnetz Neo-Riemannian, sebuah kerangka kerja teoretis yang menggambarkan hubungan harmonis antara akor-akor dalam musik. Dalam artikel ini, saya akan menjelaskan konsep Tonnetz Neo-Riemannian secara ringkas serta menyoroti fungsinya. Saya tidak akan membahas bagaimana cara analisis dengan Tonnetz Neo-Riemannian dalam artikel ini, silahkan pelajari sendiri, salah satu buku yang saya pakai The Oxford Handbook of Neo-Riemannian Music Theories dan penelitian berjudul Essential Neo-Riemannian Theory for Today's Musician

10 May 2024

Mathias IA Eklundh, Gitaris Modern yang Mengadopsi "Konnakol" Rhytm Change Tradisional India

Mathias IA Eklundh, Gitaris Modern yang Mengadopsi "Konnakol" Rhytm Change Tradisional India


Musik adalah bahasa universal yang menghubungkan jiwa manusia melalui nada, ritme, dan harmoni. Di tengah keragaman warisan musik dunia, India telah memberikan kontribusi yang signifikan dengan konsep-konsep uniknya yang telah menarik perhatian dunia. Salah satu dari konsep ini adalah Konnakol, sebuah seni vokal tradisional India yang merupakan perpaduan unik antara musik dan hitungan matematis. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi asal-usul, karakteristik, dan relevansi modern dari Konnakol, serta keterkaitannya dengan konsep time signature change dalam musik, serta dampaknya pada musisi kontemporer seperti Mathias IA Eklundh.

29 April 2024

$AUDIO, Cryptocurrency Solusi Masa Depan Industri Musik dari Pandangan Ahli

$AUDIO, Cryptocurrency Solusi Masa Depan Industri Musik dari Pandangan Ahli


Siapa sangka, Digital Music Streaming Platform seperti Spotify, Joox dan iTunes telah mengubah kebiasaan dalam industri musik. Dulunya penikmat musik harus membeli fisik kaset pita, CD untuk menikmati karya musik, seketika saat ini semua dapat kita dengarkan di dalam smartphone dan gadget pintar kita. Penikmat musik tentunya sangat diuntungkan, hanya cukup berlangganan dengan tarif puluhan hingga ratusan ribu rupiah saja sudah bisa mendengarkan karya musik dari artis manapun, album apapun yang pastinya jauh lebih hemat jika dibandingkan membeli fisik kaset atau CD. Lalu apakah hadirnya Digital Music Streaming Platform memberikan keuntungan bagi artis?

05 August 2023

Makin Banyak Senar Bass Makin Jago? Nggak Gitu Konsepnya!

Makin Banyak Senar Bass Makin Jago? Nggak Gitu Konsepnya!

 


Halo bass player! Setelah hampir 10 tahun menulis artikel musik di blog ini, kali ini saya akan menulis artikel pertama tentang bass. Di artikel ini secara singkat saya hanya akan meluruskan sebuah pandangan yang sering salah salah, dimana banyak orang beranggapan jumlah senar bass menunjukkan kepiawaian seorang bass player.

17 April 2023

"Music is Not Math!" Kesalahan dalam Teori Musik yang Jarang Disadari - Part 1

"Music is Not Math!" Kesalahan dalam Teori Musik yang Jarang Disadari - Part 1

 

Kesalahan Fatal dalam Teori Musik yang Jarang Disadari - Part 1

MUSIC IS NOT MATH! ini adalah kalimat pembuka yang akan saya gunakan sebelum membahas artikel ini, tujuannya sederhana yaitu untuk mengkritik semua musisi yang pernah membuat statement bahwa musik adalah "matematika bunyi". Sadar atau tanpa sadar banyak dari kita (kaum musisi) termasuk saya, sebenarnya sangat membenci matematika ketika duduk di bangku sekolah sampai-sampai minder dengan teman kita yang pintar matematika. Namun setelah merasakan bahwa teori musik seperti ilmu harmoni dan kontrapung berisi hitungan, kita mulai merasa bahwa sebenarnya musik adalah matematika, bahkan lebih rumit dari matematika karena ada nadanya, sehingga statement bahwa "musik = math" kita publikasikan dengan percaya diri.

06 January 2023

Enam Elemen Mixing Audio (Perspektif Lama VS Baru)

Enam Elemen Mixing Audio (Perspektif Lama VS Baru)

Enam Elemen Mixing Audio (Perspektif Lama VS Baru)


Tidak sedikit dari kita yang memulai belajar mixing dengan cara sederhana seperti menggerakkan fader dan knob secara kontras, atau menyalakan/mematikan tombol kemudian membandingkan perbedaannya. Setelah itu, bukannya semakin paham namun semakin bingung, dengan pertanyaan, "fader mana yang harus digerakkan?, knob mana yang harus diputar?, kearah mana fader/knob digerakkan?, apa tombol yang harus diaktifkan?". Ini adalah pertanyaan klasik yang sering ditanyakan oleh para murid Kelas Mixing Mastering saya di Fisella Music Course. Untuk menjawab pertanyaan klasik ini, hanya ada satu jawaban, yaitu kenali 6 elemen mixing dan pahami setiap elemen tersebut. Saya tidak akan berlama-lama dengan kalimat pembukaan, simak penjelasan berikut :

08 December 2021

Karakteristik dan Bentuk Musik Era Renaisans

Karakteristik dan Bentuk Musik Era Renaisans


Mendengar kata Renaisans, maka istilah ini tidak akan lepas dari bidang ilmu filsafat dan kesenian. Sebelum kita masuk dalam pembahasan dan ulasan musik renaisans, mari kita pahami dulu terminologi dari kata Renaisans. Menurut Britannica Encyclopaedia renaisans berasal dari Perancis yang berarti "kelahiran kembali” yang mengacu pada periode tertentu dalam peradaban Eropa yang ditandai dengan kebangkitan pembelajaran dan kebijaksanaan dari Era Kuno. Pada Era Renaisans terdapat banyak kontribusi pada berbagai bidang seperti pengetahuan ilmiah baru, bentuk seni dan arsitektur, dan konsep agama dan politik (Britannica Encyclopaedia, 2021).

Karakteristik dan Bentuk Musik Era Barok

Karakteristik dan Bentuk Musik Era Barok


Dalam pengklasifikasian era musik, Barok merupakan era setelah Renaisans, kira-kira abad ke-17 dan awal abad ke-18 dan yang menampilkan banyak karya musik yang lebih mendetail (Merriam Webster Dictionary, 2021). Salah satu komposer fenomenal pada era ini adalah Johann Sebastian Bach, Antonio Vivaldi, Alessandro Scarlatti, Handel, dan lain sebagainya. Secara terminologi istilah Barok berasal dari bahasa Portugis “barroco” yang berarti mutiara berbentuk aneh istilah "barok" baru digunakan secara luas sejak abad kesembilan belas (Music of the Baroque, 2021).

22 November 2021

Memahami Harmoni dan Melodi Lebih Dalam

Memahami Harmoni dan Melodi Lebih Dalam

 


Pembahasan tentang harmoni dan melodi dalam musik memang tidak pernah selesai dalam sekali pembahasan. Baik dalam ranah musisi amatir, profesional, praktisi, dan akademisi, pembahasan tentang harmoni dan melodi selalu punya ruang untuk dieksplorasi. Pada dasarnya baik harmoni dan melodi merupakan unsur musik yang penting dan dipertimbangkan diantara unsur musik lainnya. Oleh sebab itu manusia sebagai insan intelektual berupaya menggali lebih dalam dua unsur musik ini, baik dalam pendekatan logika maupun estetika. Sebelum melanjutkan pembahasan tentang pemahaman saya terkait harmoni dan melodi, kita perlu mengetahui dahulu terminologi dari harmoni dan melodi berdasarkan sumber terpercaya.

16 September 2021

Estetika Musik, Sebuah Sudut Pandang dalam Memaknai Musik

Estetika Musik, Sebuah Sudut Pandang dalam Memaknai Musik

Estetika Musik, Sebuah Sudut Pandang dalam Memaknai Musik

Musik, sebuah obyek abstrak yang seolah tidak lepas kaitannya dengan estetika, atau mudahnya disebut dengan keindahan. Bahkan kita sebagai manusia rela meluangkan waktu, pikiran, dan uang "hanya untuk sekedar" mendengarkan musik, contohnya saat kita rela antre mendapatkan tiket konser musik. Sebagai salah satu obyek yang menghasilkan keindahan, musik membuktikan bahwa sesuatu yang indah tidak hanya yang berasal dari alam semesta ciptaan Tuhan, dan sebagai sebuah obyek keindahan artifisial, musik mampu menghadirkan bentuk keindahan "yang lain", tidak untuk menyaingi keindahan alam karya yang Esa.

16 May 2021

Ubah Paradigmamu untuk Mempelajari Modes

Ubah Paradigmamu untuk Mempelajari Modes

Paradigma yang Harus Diubah dalam Mempelajari Modes

Bagi gitaris level menengah hingga profesional pastinya tidak akan asing dengan istilah modes. Entah seberapa pentingnya pembahasan tentang modes, yang jelas para gitaris besar sering sekali menyebutkan istilah ini dalam improvisasi dan komposisi musiknya. Bagi teman-teman yang belum mengerti modes silahkan mampir ke artikel Mengenal “Seven of Modes” yang saya tulis lima tahun lalu. Secara teori modes terlihat sangat mudah, namun tidak sedikit gitaris yang merasa frustasi ketika mengimplementasinya.

18 April 2021

Visualisasi Fretboard Gitar Part 1 : Three Notes per String

Visualisasi Fretboard Gitar Part 1 : Three Notes per String

 

Visualisasi Fretboard Gitar Part 1 : 3 Notes per String

Dalam bermain instrumen musik khususnya gitar, bagian yang dinamakan fretboard memiliki peranan yang sangat penting, baca Bagian-bagian Gitar Elektik. Pada fretboard seorang gitaris menentukan nada apa yang akan dihasilkan dari permainannya. Untuk memahami penentuan nada pada gitar secara menyeluruh dibutuhkan sebuah konsep yang disebut dengan visualisasi fretboard. Visualisasi fretboard menjadi sangat penting karena untuk menghasilkan nada dan/atau harmoni, gitaris harus menganalisa penempatan jari pada fretboard secara vertikal atau horizontal. Terdapat beberapa metode untuk memahami konsep visualisasi fretboard pada gitar salah satunya adalah Three Notes per String, yang diartikan dalam bahasa Indonesia sebagai Tiga Nada per Senar. Bagaimana konsep dari metode ini yuk kita bahas!

05 April 2021

Pengertian Musik Absolut dan Musik Program

Pengertian Musik Absolut dan Musik Program

 

Pengertian Musik Absolut dan Pengertian Musik Program

"Dirimu terbentuk dari apa yang kamu dengar", istilah ini sering kita bicarakan dalam obrolan-obrolan ringan di lingkaran pertemanan musisi. Untuk menjadi pemain jazz kita diminta memiliki referensi lagu jazz yang tidak sedikit, tujuannya untuk membentuk karakter permainan sesuai dengan esensi-esensi musikal dalam jazz, begitu pula untuk membentuk karakter yang ada di genre musik lainnya. Seperti yang banyak orang ketahui bahwa dalam sebuah karya musik sering berisi makna di dalamnya, baik melalui lirik, gaya musik, dan aspek lainnya. Dari pernyataan ini, ssebuah pertanyaa pernah terbesit dalam benak saya, "apakah semua musik memiliki makna di dalamnya? Apakah ada musik yang dibuat hanya untuk menampilkan musik itu sendiri tanpa membubuhi makna tertentu?". Kedua pertanyaan ini akhirnya terjawab setelah saya mengetahui pengertian dari musik absolut dan musik program.


Pengertian Musik Absolut
Musik absolut merupakan karya musik yang tidak memberikan gambaran tentang apapun dalam musiknya. Hal ini berarti karya musik tersebut tidak memiliki subyek/obyek untuk dijelaskan/dilukiskan/digambarkan. Christopher Muscato seorang pengajar sejarah, asisten Profesor di University of Northern Colorado, dan penulis di platform study.com mengartikan "keabsolutan"  sebagai musik yang murni untuk menampilkan unsur-unsur musik itu sendiri, seperti harmoni, timbre, melodi, dan unsur-unsur musikal lainnya.

Pengertian Musik Program
Dalam buku Musik Barat Selayang Pandang karya Drs. Hari Martopo, M.Hum dijelaskan bahwa musik program sangat umum ditemukan pada era romantik, dimana karya musik sengaja dimuati makna lain atau unsur eksternal dari musiknya. Sacher dan Eversolve membagi musik program dalam tiga kategori yaitu musik program naratif, deskriptif, dan filosofis. Dalam musik program pastinya dibutuhkan sebuah subyek/obyek untuk digambarkan/dilukiskan dengan menggunakan media musik.

Picture by @mohammadmetri (Unsplash)

31 March 2021

Perfect 4th Guitar Tuning dengan Paradigma Geometri di Dalamnya

Perfect 4th Guitar Tuning dengan Paradigma Geometri di Dalamnya


Sadar atau tanpa sadar, biasanya gitaris profesional memiliki lebih dari satu gitar. Terdapat beragam alasan yang sudah pernah saya bahas pada artikel Gitaris Punya Banyak Gitar? Ini Alasannya. Selain alasan-alasan yang ada pada artikel tersebut, terdapat sebuah alasan lain mengapa mereka menggunakannya. Tuning tak lazim (unusual tuning) dalam gitar tentunya memiliki kombinasi nada yang berbeda dengan tuning standar EADGBE. Penggunaannya biasa diperlukan seorang gitaris profesional untuk memainkan repertoar/lagu tertentu. Salah satu unusual tuning yang mungkin sudah menjadi cukup lazim adalah Drop D dengan tuning DADGBE yang banyak digunakan pada repertoar klasik hingga modern seperti rock dan metal. Tuning diluar standar biasanya mempertimbangkan beragam aspek seperti interval, timbre, dan aspek-aspek lainnya. Pada artikel ini saya hanya akan membahas Perfect 4th Tuning pada gitar yang ternyata memuat paradigma dan perspektif geometri di dalamnya.


21 January 2021

Pahami Perbedaan Mixing dan Mastering bagi Pemula

Pahami Perbedaan Mixing dan Mastering bagi Pemula

 

Perbedaan mixing dan mastering peter de vries guitar

Kegiatan perekaman suara saat ini menjadi sangat familier di kalangan "musisi kamar". Hal ini terjadi karena begitu banyak perusahaan industri hardware audio yang berlomba-lomba untuk menciptakan sebuah perangkat perekaman audio agar harganya dapat dijangkau musisi kelas menengah kebawah. Oleh sebab itu selain menulis artikel tentang teori musik, pengetahuan musik, dan teknik bermain gitar, saya juga membagi artikel tentang perekaman audio untuk pemula, yang pastinya saya ambil dari sumber yang terpercaya dan juga mengandung asumsi saya pribadi melalui proses berpikir dan perenungan.

09 November 2020

Musik Heavy Metal : Filosofi, Sejarah, dan Klasifikasi Sub-Genre

Musik Heavy Metal : Filosofi, Sejarah, dan Klasifikasi Sub-Genre

 

Musik Heavy Metal :  Filosofi, Sejarah, dan Klasifikasi Sub Genre

Pakaian serba hitam, distorsi gitar yang tajam, jeritan vokalis, dan lirik yang kurang lazim menjadi sebuah gambaran umum jika kita diminta untuk mendeskripsikan musik heavy metal dengan kata-kata. Mungkin dengan tampilan seperti ini, sebagian orang akan mengkaitkan musik heavy metal dengan hal-hal yang bersifat satanis, Perspektif ini telah saya bahas pada artikel Musik dan Satanisme sebagai bentuk pencarian fakta dan pembuktian. Sama halnya dengan aliran atau genre musik lainnya, heavy metal memiliki penikmat dan pendengar yang tak sedikit hal ini membuat perkembangan musik heavy metal menjadi sangat pesat. Sebagai sebuah genre musik, kita tidak boleh langsung memberikan stigma negatif pada heavy metal, karena setiap orang memiliki hak untuk menentukan preferensi genre musiknya sendiri. Untuk memperluas perspektif musik kita, pada artikel ini saya akan membahas tentang musik heavy metal yang melingkupi pembahasan tentang sejarah, filosofi, dan klasifikasi sub-genre musik heavy metal.

17 October 2020

Pembagian Kaum Musisi di Era Yunani Kuno

Pembagian Kaum Musisi di Era Yunani Kuno

 

Pembagian Kaum Musisi di Era Yunani Kuno

Era Yunani Kuno Sebagai Permulaan Musik Barat

Pernahkah kalian berpikir kapan musik yang saat ini kita dengar ditemukan oleh manusia? Jika kalian pernah bertanya demikian maka jawaban mengerucut pada sebuah era yang disebut Era Yunani Kuno. Tentu jika kita berbicara musik Era Yunani Kuno maka yang dimaksud adalah Musik Barat beserta perkembangannya. Lalu benarkah mula-mula musik ditemukan pada era ini? Dalam buku Sejarah Musik 1 karya Dr. Rhoderick J. Mcneill tertulis bahwa banyak musikolog yang ragu karena hanya ditemukan 12 naskah musik asli, itupun ditulis beberapa abad setelah kejayaan Yunani Kuno, namun jika dilihat lebih jauh ke arah pengaruh pada era selanjutnya (Abad Pertengahan dan Renaisans), maka Kebudayaan Yunani Kuno memberikan peran penting dalam perkembangan pada dua era tersebut.

20 June 2020

Teknik Perekaman Stereo (Miking) yang Wajib Diketahui

Teknik Perekaman Stereo (Miking) yang Wajib Diketahui


cara perekaman stereo - teknik miking - miking techniques peter de vriesguitar

Merekam suara saat ini sudah tidak menjadi hal asing lagi. Kemajuan perangkat di era modern ini mempermudah manusia merekam suara untuk kebutuhan sehari-hari, salah satu contohnya untuk pesan suara voice note. Bagi orang awam mungkin teknik perekaman tidak menjadi hal yang terlalu dipikirkan karena tujuannya hanya sekedar merekam audio dengan jelas, namun bagi audio engineer, musisi, film sound effect specialist dimana teknik perekaman menjadi salah satu upaya yang sangat dipertimbangkan. Berikut adalah beberapa teknik perekaman stereo (miking) yang wajib diketahui.

07 June 2020

Cocktail Party Effect, Sebuah Fenomena Mendengar

Cocktail Party Effect, Sebuah Fenomena Mendengar


apa itu cocktail party effect

Pernah mengikuti sebuah pesta nikah, kelulusan, atau pesta lainnya? Pastinya kalian akan disuguhkan dengan berbagai informasi yang dapat ditangkap oleh panca indera. Pada kondisi yang riuh dalam pesta, telingapun mendapatkan banjiran informasi gelombang suara dari bunyi musik, suara obrolan orang, bunyi gelas dan piring, serta banyak suara dan bunyi lainnya. Jika kalian tetap fokus mendengarkan bagaimana teman-temanmu berbicara denganmu, dan mengerti apa yang dibicarakan dengan kondisi riuh tersebut, berarti kalian sedang mengalami cocktail party effect. Fenomena ini akan saya bahas secara singkat dan jelas pada artikel ini.

Apa itu cocktail party effect


Singkatnya cocktail party effect adalah sebuah fenomena bagaimana otak memusatkan perhatian pendengaran seseorang (selektif di otak) pada stimulus tertentu sambil menyaring berbagai rangsangan auditory lain, seperti bunyi musik, suara obrolan orang, bunyi gelas dan piring, serta banyak suara dan bunyi lainnya.

Siapa yang menemukan fenomena cocktail party effect


Cocktail party effect pertama kali didefinisikan dan dinamai cocktail party problem oleh Colin Cherry pada tahun 1953. Cherry melakukan eksperimen yang menarik dimana para partisipan mendengarkan dua pesan berbeda dari satu pengeras suara tunggal pada saat yang sama dan mencoba memisahkannya, dari sinilah munculnya dichotic listening (salah satu metode tes yang biasa nya digunakan untuk menyelidiki perhatian selektif dalam sistem pendengaran).

Mengapa cocktail party effect bisa terjadi


Pada dasarnya manusia memiliki keterbatasan dalam menyimpan informasi (terutama informasi auditory) yang sifatnya sementara. Sehingga manusia memusatkan pada salah satu informasi yang ingin disimpan. Informasi ini nanti yang akan diolah otak untuk dikembangkan, direspon, atau disampaikan kembali. Bayangkan saja jika seluruh informasi auditory masuk ke dalam otak manusia tanpa adanya seleksi, otak kita pastinya akan "meledak" seketika.

Penelitian tentang cocktail party effect


Terdapat sebuah studi dari University of California - San Francisco dari Edward Chang dan rekan pada April 2012 yaitu sebuah percobaan yang kaitannya dengan encoding dan decoding audio pada pendengaran manusia pada tiga pasien epilepsi. Ketiga pasien tersebut diminta mendengarkan dua sampel pidato diputar secara bersamaan di mana frasa yang berbeda diucapkan oleh pembicara yang berbeda. Mereka diminta untuk mengidentifikasi kata-kata yang mereka dengar oleh salah satu dari dua pembicara. Para peneliti menemukan bahwa respons saraf pada korteks pendengaran hanya mencerminkan respons dari satu pembicara yang ditargetkan saja. Mereka menemukan bahwa algoritma decoding mereka dapat memprediksi pembicara mana dan bahkan kata-kata spesifik apa yang didengarkan subjek berdasarkan pola-pola saraf tersebut.

Picture source bacp.co.uk