01 April 2020

Tiga Genre Musik Era Klasik : Sonata, Concerto, Symphony

perbedaan sonata concerto symphony pengertian sonata pengertian concerto pengertian symphony


Periode Klasik adalah era musik klasik antara sekitar 1730 dan 1820. Periode Klasik merupakan periode antara Barok dan Romantis. Musik klasik memiliki bentuk yang lebih ringan namun lebih kompleks daripada musik Barok. Musik Klasik biasanya homofonik, dengan garis melodi yang jelas di atas iringan akor bawah. Musik Klasik menekankan keanggunan dibandingkan Musik Barok yang lebih serius, bermartabat , megah, dan mengesankan. Variasi dan kontras dalam sebuah karya menjadi lebih jelas dari sebelumnya dan orkestra meningkat dalam ukuran, jangkauan, dan kekuatan.

18 March 2020

8 Pedal Distorsi Terbaik

10 pedal distorsi terbaik

Kemarin saya sudah membahas tentang Efek Fuzz pada Gitar yang merupakan artikel sambungan dari Overdrive dan Distorsi, Apa Bedanya?. Pada artikel kali ini saya akan membagi pengetahuan tentang 8 Pedal distorsi terbaik. Tentunya artikel ini mengandung unsur subyektifitas yang tinggi. Namun bagi kalian yang belum tahu ingin membeli pedal distorsi apa, mungkin artikel ini dapat sedikit membantu.

1. Ibanez Tube Screamer

Ibanez Tube Screamer TS9 atau TS808 merupakan pedal overdrive yang dibuat oleh Ibanez. Pedal ini sangat digemari oleh gitaris blues dan rock di dunia. Tube Screamer menurut saya adalah pedal yang legendaris dan sampai saat ini masih menjadi andalan saya untuk keperluan panggung dan rekaman. Tube Screamer juga dikembangkan menjadi versi baru seperti TS Mini dan beberapa software juga meniru karakter dari Tube Screamer. Berikut contoh video komparasi Tube Screamer.


2. Boss DS-1

DS-1 merupakan pedal distorsi dari Boss yang diperkenalkan pada tahun 1978. Pedal distorsi ini juga banyak diminati gitaris. Walaupun memiliki harga yang cukup terjangkau, DS-1 bisa diandalkan untuk bermain solo gitar ataupun sebagai pengiring untuk musik keras. Berikut adalah sampel suara dari Boss DS-1

3. MXR GT-OD

Salah satu pedal overdrive lainnya yang saya suka adalah MXR GT-OD. Mungkin karakternya mirip dengan Ibanez TS tetapi yang membedakan adalah karakter distorsinya yang lebih lembut dibandingkan Ibanez TS. Settingan full gain sering saya gunakan untuk bermain solo gitar, tentunya dengan sedikit tambahan delay dan reverb. Berikut sampel suara MXR GT-OD

4. Fulltone OCD

Awal saya menyukai pedal ini ketika saya menggunakan sebuah plugin yang menyediakan simulator pedal ini. Karakter distorsinya juga cukup halus dan memiliki karakter unik. Contoh suaranya dapat kalian lihat pada video dibawah.

5. Wampler Plexi Drive

Pedal berikutnya adalah Wampler Plexi Drive yang cukup membuat saya terpesona. Karakter distorsi tajamnya cocok bagi kalian yang menyukai musik yang membutuhkan distorsi dengan frekuensi treble yang kuat. Berikut adalah sampel soundnya.

6. Wampler Dual Fusion

Jika kalian memerlukan pedal distorsi dengan karakter modern dan vintage dalam sebuah pedal, Wampler Dual Fusion dapat kalian jadikan senjata dalam bermain gitar. Saya cukup terkesan dengan pedal ini semenjak mengetahui Tom Quayle dengan karakter pernainannya yang unik. Pdal ini memang cukup mahal mungkin karena adanya mode vintage dan modern dalam satu pedal.

7. Suhr Riot

Siapa yang tidak mengenal gitar merk Suhr? Suhr merupakan perisahaan gitar butik kelas dunia yang berani menggandeng gitaris ternama seperti Guthrie Govan, Mateus Asato, dan lain sebagainya. Selain gitar, Suhr juga mengeluarkan produk amplifier dan pedal. Pedal distorsi Suhr Riot bagi saya cukup ganas namun tetap memiliki karakter yang manis. Saat ini terdapat dua model Suhr Riot yaitu versi standar dan versi mini.


8. Boss Metalzone

Beberapa dari kalian menganggap enteng pedal ini. Baiklah, ini hanya soal preferensi. Ketika pedal ini bertemu dengan amplifier yang cocok saya rasa pedal ini sangat baik. Selain itu teman-teman gitaris senior juga banyak yang mengawali karir bermusiknya dengan pedal distorsi yang satu ini. Pedal Boss Metalzone mungkin bisa menjadi salah satu senjata kalian dalam bermusik.

17 March 2020

Efek Fuzz pada Gitar

efek fuzz peter de vries guitar



Setahun lalu pada artikel Overdrive dan Distorsi, Apa Bedanya? saya membahas secara detail mengenai distorsi, mulai dari pengertian distorsi, hingga perbedaan antara overdrive dan distorsi. Kali ini saya akan membahas sebuah efek pada gitar elektrik yang dinamakan fuzz. Efek ini bahkan dipercaya sebagai cikal bakal efek distorsi pada gitar elektrik.

10 March 2020

Kecerdasan Musikal

Kecersasan Musikal Peter de Vries Guitar


Dulu ketika kalian menempuh pendidikan formal dari SD hingga SMA, pernahkah kalian minder karena merasa tidak pintar? Atau bahkan mendapat perlakuan yang kurang baik dari guru karena pemahamanmu akan pelajaran tidak secemerlang teman yang lain? Jika kalian merasa demikian, saya pun juga pernah merasakan hal yang sama. Secara tidak langsung dampak dari diskriminasi ini menjadikan saya terjebak dalam rasa minder yang luar biasa selama bertahun-tahun. Belum lagi tuntutan orang tua yang seakan memaksa kita untuk mampu bersaing dengan mereka yang selalu menjadi "bintang kelas". Beberapa orang tua bahkan meminta anaknya untuk mengikuti program les tambahan di luar sekolah. Permasalahan inilah yang akhirnya menggugah saya untuk belajar gitar sebagai sebuah kemampuan yang berbeda agar saya memiliki nilai yang setara dengan para "bintang kelas". 

05 March 2020

Musik dan Satanisme

Musik Satanisme peter de vries guitar

Dalam perkembangannya baik dalam Budaya Barat maupun Timur, musik memiliki nilai guna dalam kehidupan sosial manusia. Melanjutkan artikel sebelumnya tentang Musik Sakral - Musik Sekuler dan Sejarahnya yang membahas tentang kegunaan musik dalam kegiatan keagamaan dan non-keagamaan, pada artikel kali ini saya akan membahas sebuah perkembangan musik sakral yang kontradiktif dengan musik sakral gerejawi dan mungkin sedikit kurang rasional jika dipandang dalam perspektif manusia beragama. Pembahasan ini tidak akan kalian dapatkan pada ilmu sejarah musik Barat dan bahkan mungkin tidak akan disinggung di bangku perkuliahan musik manapun.

26 February 2020

Software untuk Menulis Not Balok

Software untuk Menulis Not Balok


Perkembangan dan kemajuan teknologi membuat manusia tidak lepas dari perangkat pintar seperti smartphone dan komputer, begitu pula dengan musisi. Jika melihat gitaris masa kini, hampir seluruhnya didominasi oleh perangkat serba digital seperti multieffect processor, ampli simulator, cabinet simulator, dan sebagainya. Sebagai musisi tentunya kita tidak akan lepas dari notasi musik atau di Indonesia yang lebih dikenal sebagai not balok. Kita tentunya tidak asing dengan software pengolah kata seperti Microsoft Word dan pengolah angka Microsoft Excel, pada artikel ini saya akan membahas software pengolah nada (notasi) yang wajib kalian ketahui.

19 February 2020

Perbedaan Symphony, Orchestra, dan Philharmonic


Bagi teman-teman yang memiliki kecintaan terhadap musik klasik, atau yang saat ini sedang mendalami musik klasik, tentunya tidak asing dengan tiga kata ini, Symphony, Orchestra, dan Philharmonic. Bahkan bagi beberapa masyarakat awam kata symphony atau orchestra mampu memberi gambaran terhadap sebuah musik dengan aliran, gaya, dan formasi tertentu. Tentunya tidak menjadi sebuah permasalahan, namun kecenderungan salah persepsi ini muncul dan menjadi bahan perdebatan bagi beberapa orang. Pada artikel ini saya akan menerangkan perbedaan Symphony, Orchestra, dan Philharmonic.