Selama puluhan tahun, pembajakan musik menjadi salah satu persoalan terbesar industri musik dunia. Dari kaset dan CD bajakan hingga jutaan file MP3 yang dibagikan secara ilegal di internet, industri musik berkali-kali mencoba menghentikan praktik tersebut. Namun, perubahan besar justru datang ketika teknologi digital menawarkan cara baru untuk menikmati musik secara legal.
15 October 2026
11 October 2026
Qualia dalam Musik: Apakah Kita Benar-Benar Mendengar Musik dengan Cara yang Sama?
Menyambung artikel sebelumnya Musik Adalah Bahasa Universal? Barangkali Hanya Kiasan, pernahkah kita bertanya-tanya mengapa sebuah lagu dapat membuat seseorang menangis, sementara orang lain yang mendengarkannya justru merasa biasa saja? Pertanyaan ini berkaitan dengan qualia, sebuah konsep dalam filsafat pikiran (philosophy of mind) yang membahas kualitas subjektif dari pengalaman sadar.
08 October 2026
Paradoks Kapal Theseus dalam Pendidikan Musik di Indonesia
Bayangkan sebuah kapal tua yang seluruh bagiannya diganti secara bertahap. Papan kayu yang rusak diganti dengan papan baru, kemudian tiang, layar, hingga bagian lainnya. Setelah bertahun-tahun, tidak ada lagi bagian asli yang tersisa. Namun, kapal tersebut tetap disebut dengan nama yang sama. Pertanyaannya: apakah kapal itu masih merupakan kapal yang sama?
06 October 2026
04 October 2026
29 September 2026
Algorithm-Friendly Music: Usulan Terminologi Musik Ramah Algoritma
Di era distribusi musik digital, sebuah karya musik tidak lagi hanya berhadapan dengan pendengar. Sebelum sampai ke telinga manusia, lagu dapat melewati sistem rekomendasi platform digital atau Digital Service Provider (DSP) seperti Spotify, Apple Music, YouTube Music, dan platform streaming lainnya.
Seni dan Musik sebagai Pengalaman dalam Gagasan John Dewey
Seni sering dipahami sebagai lukisan, musik, tari, teater, patung, atau karya sastra. Namun, dalam Art as Experience, John Dewey menawarkan cara pandang yang berbeda. Bagi Dewey, seni tidak cukup dipahami sebagai benda atau karya yang dihasilkan seniman. Seni menjadi bermakna ketika karya tersebut hadir sebagai sebuah pengalaman.